MINERAL
Yaitu suatu benda padat homogen yang terdapat di alam, yang terbentuk
secara anorganik, mempunyai komposisi kimia pada batas-batas tertentu dan
memiliki atom-atom yang tersusun secara teratur.
- Sifat – sifat Mineral
1. Sifat fisik
2. Bentuk kristal
3. Sifat optik
1. Sifat Fisik
a. Warna Mineral
Banyaknya mineral mempunyai warna khusus, misalnya : mineral klopit
berwarna hijau dan meneral epidot berwarna kuning hijau.
b. Kilap
Gejala ini terdapat apabila pada mineral di jatuhkan cahaya refleksi.
c. Bentuk
Umumnya khas untuk mineral tertentu, misalnya : asbestos bentuk serat,
mika berbentuk daun.
d. Belahan
Banyaknya mineral yang terbelah pada jurusan tertentu dan membentuk
bidang belahan.
e. Kekerasan
Adalah ketahanan yang terdapat pada mineral apabila permukaannya
digores dengan benda tajam.
Tingkat kekerasan mineral :
1. Talk
2. Gipsum
1. Talk
2. Gipsum
3. Kalsit
4. Fluorit
5. Apatit
6. Ortoklas
7. Kuarsa
8. Topas
9. Kolorondum
10. Intan
7. Kuarsa
8. Topas
9. Kolorondum
10. Intan
2.Bentuk Kristal
ukur dengan mengetahui sudut-sudut bidangnya. Dalam ilmu Kristalografi,
geometri dipakai enam jenis sistem sumbu, yaitu :
a. Sistem sumbu isometrik
Ketiga sumbu kristal terletak tegak lurus satu dengan yang lain,
mempunyai panjang yang sama. Contohnya : mineral yang mempunyai
sistem, kordinat demikian adalah pirit, magnetik, garam dapur.
b. Sistem sumbu Tetragonal
Jumlah sumbu 3 buah, 2 buah sumbu mendatar sama panjang, satu tegak
lurus dengan kesatuan sumbu lain, ketiga -tiganya saling tegak lurus
sesamanya. Contohnya sirkon atau keseterit.
c. Sitem sumbu Ortorombik
Jumlah sumbu tiga bsaling tegak lurus, ketiganya mempunyai panjang
yang berbeda. Contohnya : Olivim atau Topas.
d. Sistem Sumbu Monoklin
Jumlah sumbu 3 buah, mempunyai panjang tidak sama, salah satu sumbu
terletak tegak lurus pada sebuah sumbu mendatar. Contohnya : Ortoklas,
horenblenda, mika, gipsum.
e. Sistem Sumbu Triklin
Jumlah sumbu 3 buah tidak sama panjang, tidak tegak lurus sesamanya.
Contohnya : Plagioklas
f. Sistem Sumbu Heksagonal
Jumlah sumbu 4 buah, 3 buah sumbu herizontal dan sama panjang
membuat sudut-sudut yang sama besarnya. Contohnya : Kalsit, kuarsa,
aparit.
3. Sifat Optik
Pengenalan mineral yang terdapat pada batuan umumnya dilakukan
dengan mikroskopis polarisasi cahaya yang dipakai dipolarisasi, yaitu cahaya
yang bergetas dalam sebuah bidang saja. Jenis cahaya yang demikian didapat
dengan memakai dua prisma polarisasi/polarisator.
Demikian Artikel Tentang Mineral Ini.
Ini merupakan Pengenalan awalnya saja , dan Artikel Ini AKAN DISAMBUNG...

Artikel 

Test...1...2....3